Mohon Tunggu Sebentar...

Contoh Makalah Tentang HIV atau AIDs

Makalah Tentang HIV – Masih seputar contoh makalah untuk saat ini akan sedikit membahas mengenai HIV atu AIDs. Mungkin sebagian kita udah tidak asing lagi ketika mendengar penyakit HIV dan AIDS,  Pengertian AIDS  adalah suatu penyakit infeksi yang diderita seseorang, yang bermula dari tertularnya orang itu oleh satu jenis virus, termasuk jenis retrovirus, yang diberi nama HIV(humam immunnodeficiency virus). Sedang HIV adalah singkatan dari Human Immunodeficiency Virus. Virus ini menyerang sistem kekebalan tubuh dan melemahkan kemampuan tubuh untuk melawan infeksi dan penyakit. HIV belum bisa disembuhkan, tapi ada pengobatan yang bisa digunakan untuk memperlambat perkembangan penyakit.

Bahwa jelas sekali berbeda Antara HIV dan AID. Untuk lebih jelasnya silahkan simak perbedaan Antara HIV dan AIDS berikut ini.

 

Perbedaan  antara HIV dan AIDS

Pembahasan diatas sedikit mengulas mengenai Pengertian HIV dan AIDS. HIV/AIDS sering dikaitkan satu sama lainnya dengan pengertian yang sama. Akan tetapi HIV dan AIDS mempunyai arti yang berbeda. HIV adalah singkatan dari Human Immunodeficiency Virus. Virus ini yang menyerang sistem kekebalan tubuh seseorang. Seseorang dapat terjangkit virus HIV, apabila virus tersebut masuk ke dalam saluran peredaran darah. Virus HIV menyerang system kekebalan seseorang.Jika tidak diatasi, maka virus ini akan merusak system kekebalan tubuh sehingga daya tahan tubuh melemah terhadap penyakit lain bahkan dapat mengakibatkan kematian. Kondisi inilah yang dinamakan AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome).

Contoh Makalah tentang Aids

Penderita HIV bukan berarti pengidap penyakit AIDS atau seseorang yang akan segera mati.Bahkan tanpa pengobatan banyak penderita HIV masih dapat bertahan hidup cukup lama. Pada saat ini pengobatan yang telah dikembangkan hanya dapat memperlambat kerusakan pada sistim kekebalan tubuh.Dengan pengobatan tersebut banyak penderita HIV dapat hidup sehat dan bahagia.

 

Contoh Makalah tentang HIV dan AIDS

dibawah ini kami sajikan makalah tentang HIV dan AIDs mudah-mudahan makalah dibawah ini sedikitnya bisa bermanfaat untuk tugas anda.

BAB I

PENDAHULUAN

Latar Belakang

HIV/AIDS telah menimbulkan kekhawatiran di berbagai belahan bumi. HIV/AIDS adalah salah satu penyakit yang harus diwaspadai karena Acquired Immunodeficiency Syndrome ( AIDS) sangat berakibat pada penderitanya. Acquired immunodeficiency syndrome (AIDS) merupakan sekumpulan gejala

penyakit yang menyerang tubuh manusia setelah sistem kekebalannya dirusak oleh virus HIV (Human Immunodeficiency Virus).

Cara penularan HIV dapat melalui hubungan seksual, penggunaan obat suntik, ibu ke anak-anak dan lain-lain. Mengenai penyakit HIV/AIDS, penyakit ini telah menjadi pandemi yang mengkhawatirkan masyarakat dunia, karena disamping belum ditemukan obat dan vaksin pencegahan penyakit ini juga memiliki “window periode” dan fase asimtomatik (tanpa gejala) yang relatif panjang dalam perjalanan penyakitnya. Hal tersebut menyebabkan pola perkembangannya seperti fenomena gunung es (iceberg phenomena).

Jumlah kasus HIV/AIDS dari tahun ke tahun di seluruh bagian dunia terus meningkat meskipun berbagai upaya preventif terus dilaksanakan. Dari beberapa cara penularan tersebut, masing-masing penularan memiliki resiko penularan cukup besar. Oleh karena itu, penularan HIV harus diberi pengobatan agar penyebaran mengalami perlambatan.

HIV tidak dapat disembuhkan karena tidak ada obat yang dapat sepenuhnya menyembuhkan HIV/AIDS. Perkembangan penyakit dapat diperlambat namun tidak dapat dihentikan sepenuhnya. Kombinasi yang tepat antara berbagai obat-obatan antiretroviral dapat memperlambat kerusakan yang diakibatkan oleh HIV pada sistem kekebalan tubuh dan menunda awal terjadinya AIDS.

  1. Rumusan Masalah
  2. Apakah HIV/AIDS itu ?
  3. Bagaimana cara penularan AIDS
  4. Tanda-tanda  terserang HIV
  5. Siapa saja yang terkena AIDS
  6. Bagaimana pencegahan AIDS ?

Tujuan

Tujuan pembuatan makalah ini adalah untuk memahami tentang bahaya virus HIV/AIDS dan cara menangulangi virus tersebut. Dan menyadarkan generasi mudasecara terus menerus akan bahaya HIV/AIDS dan mampu melaksanakan pencgahan dan usaha-usaha penanggulangannya dalam angka meningkatkan kekebalan tubuh.

Manfaat

Dengan mempelajari makalah ini yang berjudul HIV/AIDS, pembaca dapat mengetahui manfaat sebagai berikut :

  1. Mengurangi penderita HIV/AIDS
  2. Mendapatkan ilmu tentag bahaya terkena virus HIV/AIDS


BAB II

PEMBAHASAN

Pengertian HIV/AIDS

Menurut H. JH. Wartono, Abu Chanif, dkk :

AIDS adalah “singkatan dari Acquired Immune Definsiency Syndreome, yaitu penyakit yang disebabkan oleh virus yang merusak sistem kekebalan tubuh manusia. Sehingga manusia dapat meninggal bukan semata-mata oleh virus HIV nya oleh penyakit lain yang sebenarnya bisa ditolak seandainya daya tubuh tidak rusak, sedangkan HIV adalah nama Virus menyebab AIDS atau disebutHuman Immunodeficiency Virus”.(1999, 9)

Jadi Acquired Immunodeficiency Syndrome atau Acquired Immune Deficiency Syndrome (disingkat AIDS) adalah sekumpulan gejala dan infeksi (atau sindrom) yang timbul karena rusaknya sistem kekebalan tubuh manusia akibat infeksi virus HIV, atau infeksi virus-virus lain yang mirip yang menyerang spesies lainnya (SIV, FIV, dan lain-lain).

Bagaimana cara penularn HIV/AIDS

Menurut H. JH. Wartono, Abu Chanif, dkk, (1999, 43 ) : penularan HIV/AIDS disebabkan  oleh:

Virus AIDS alias HIV tidak mudah menular seperti penularan virus influenza. HIV ini hannya berserang pada sel darah putih tertentu yang disebut T4. Karena sel T4 ini terdapat pada cairan-cairan tubuh, yaitu :

1)      Darah, termasuk darah haid/menstruasi

2)      Air mani dan cairan lain yang keluar dari alat kelamin pria kecuali kencing

3)      Cairan vagina dan cairan dari leher rahim

HIV hannya bisa menular melalui :

1)      Seksual

Seksual yaitu hubungan seksual dengan berganti-ganti pasangan, baik yang homoseksual, bikesual dan heteroseksual. Dengan demikian, penularan ini dapat terjadi WTS, PTS dan promoksuit

2)      Parenteral

Parenteral yaitu melalui luka yang dicemari darah pengidap HIV, seperti dapat terjadi pada pengguna narkotika suntik yang menggunakan alat suntiknya ini secara bergantian tanpa memperdulikan aspek kesuciannya, atau dalam penggunaan alat-alat yang membuat luka seperti tatto, pisau cukur penggosok gigi secara benrgantian

3)      Perinatal

Perinatal yaitu penularan oleh ibu yang menyidap HIV kejanin yang dikandungnya. Di Amerika Serikat 78% dai AIDS pada anak penulannya melalui cara ini.

  1. Tanda-tanda terserang AIDS

Menurut H. JH. Wartono, Abu Chanif, dkk, (1999. 43) :

Gejala AIDS timbul setelah 5 – 10 tahun setelah teinfeksi HIV yang sering terlihat gejalanya antara lain :

  1. Gejala awal seperi orang terserang flu biasa
  2. Nampak sehat, tetapi dapat menularkan Virus HIV ke siapa saja
  3. Muncul gejala ARC (AIDS Related Domplex) seperti :
  4. a)Rasa lelah yang bekepanjangan
  5. b)Sering demam (lebih dari 38 derajad C)
  6. c)Sesak nafas dan batuk berkepnjangan
  7. d)Berat badan menurun secara menolok dengan cepat
  8. e)Bercak merah kebiruan pada kulit/mulut
  9. f)Diare lebih dari satu bulan tanpa sebab yang jelas
  10. g)Bercak putih atau luka alam mulut

Gejala – gejala tersebut juga bisa dijumpai pada penykit lain, sebab itu untuk memastikannya perlu pemeriksaan darah.

  1. AIDS dengan tanda-tanda yang spesifik :
  2. a)Sarhana kapossi
  3. b)Pnemocystus cemiri

Siapa saja yang terkena AIDS

Menurut H. JH. Wartono, Abu Chanif, dkk,(1999. 12) ada lima jenis yang terkena AIDS, yaitu :

  1. Mereka yang mempunyai banyak pasangan seksual (homo dan hetero seksual) seperti wanita/pria tuna susila dan pelanggannya,mucikari, kelompok homoseks, biseks, dan waria. Semula diduga bahwa penyakit AIDS hannya merupakan penyakit yang meimpa kelompok laki-laki “homosiks” yang biasanya berhubungan seksual dengan sesama laki-laki, “biseks” yang biasanya behubungan seksual dangan wanita maupun sesama laki-laki. Sekarang diketahui bahwa AIDS bisa menjangkiti siapa saja melalui berbagai trnasfusi darah
  2. Penerima transfusi darah
  3. Bayi yang dilahirkan dari ibu penyidap HIV
  4. Pecandu nrkotika suntikan
  5. Pasangan dari penyidap HIV
  1. Bagaimana cara mencegah penularan HIV/AIDS

Menurut H. JH. Wartono, Abu Chanif, dkk, (1999. 12) cara mencegah penularan HIV/AIDS adalah :

  1. Hindarkan hubungan seksual di luar nikah. Usahakan hannua hubungan seks dengan satu orang pasangan seks, tidak hubungan seks dengan orang lain.
  1. Ibu penyidap HIV, hendaknya jangan hamil, karena akan memindahkan HIV kepada janinnya.
  2. Kelompok berperilaku resiko tinggi dianjurkan tidak menjadi donor darah.
  3. Penggunaan jarum suntik dan alat tusuk lainnya harus dijamin sterilitasnya.
  4. Orang yang sudah HIV (+) dan masih berhubungan seksual aktif gunakan kondom secara benar.
  5. Hindarka hubungan seksual bila sedang mengalami luka pada kelamin atau mulut dan hindarkan pula penggunaan alat-alat tertentu saat hubungan seksual yang memungkinkan timbulnya luka.
  6. Jangan menggunakan pisau cukur, gunting kuku, atau sikat gigi milik orang lain karena alat-alat tersebut mungkin mengandung butir-butir darah penyidat HIV.
  7. Tingkatkan keimana dan ketaqwaan kepada tuhan Yang Maha Esa.


BAB III

PENUTUP

Kesimpulan

Pengertian AIDS adalah suatu penyakit infeksi yang diderita seseorang, yang bermula dari tertularnya orang itu oleh satu jenis virus, termasuk jenis retrovirus, yang diberi nama HIV(humam immunnodeficiency virus).

Saran

 Bagi yang belum terinfeksi virus HIV/AIDS sebaiknya :

a). Belajar agar dapat mengendalikan diri;

b). Memiliki prinsip hidup yang kuat untuk berkata “TIDAK” terhadap segala jenis yang mengarah kepada narkoba dan psikotropika lainnya;

c). Membentengi diri dengan agama;

d). Menjaga keharmonisan keluarga karena pergaulan bebas sering kali menjadi pelarian bagi anak – anak yang depresi.

Bagi penderita HIV/AIDS sebaiknya :

a). Memberdayakan diri terhadap HIV/AIDS;

b). Mencoba untuk hidup lebih lama;

c). Mau berbaur dengan orang disekitarnya/lingkungan;

d). Tabah dan terus berdoa untuk memohon kesembuhan.

Bagi keluarga penderita HIV/AIDS sebaiknya :

a). Memotivasi penderita untuk terbiasa hidup dengan HIV/AIDS sehingga bisa melakukan pola hidup sehat;

b). Memotivasi penderita HIV/AIDS untuk mau beraktivitas dalam meneruskan hidup yang lebih baik.


DAFTAR PUSTAKA

Menurut H. JH. Wartono, Abu Chanif, Dra. Siti maryanti, Yon subardiyo Bsc.       1999. AIDS/HIV. LEPIN: Jakarta

 

Demikianlah informasi mengenai Contoh Makalah Tentang HIV dan AIDS, mudah-mudahan bermanfaat sedikitnya membantuan anda, dalam menyelesaikan tugas sekolah anda. Terimakasih

contoh greeting card ttg hari pahlawanproposal tentang jembatan amperapilihan ganda dan jawabannya tentang genre makroMenentukan patokan pupuh mijilmembuat sebuah laporan bahasa inggris tentang pergaulan bebaslatar tempat dari teks anekdot PROFESI ANAK ANAK PENJUAL KUEhipotesis hiperatif dan contohnyacontoh teks debat bahasa inggris tentang pengangguran dan artinycontoh sebuah paragraf non fiksi tentang simbiosis mutualismecontoh pidato bhs jawa kesaktian pancasila yang panjang
error: Content is protected !!