Mohon Tunggu Sebentar...

Pengertian Ideologi Kapitalisme, Sejarah, Ciri-Ciri, Kelebihan dan Kekurangan Ideologi Kapitalisme Lengkap

Pengertian Ideologi Kapitalisme – Sahabat budiman masih membahsan kewarganaan, untuk postingan kali ini sedikit membahas mengenai Pengertian Kapitalisme. Kapitalisme merupakan suatu paham atau ideologi dimana kepentingan pribadi berada diatas kepentingan umum atau masyarakat luas. Kata Kapitalisme sendiri berasal dari kata bahasa Latin yaitu caput yang berarti kepala. Pada abad 12 dan 13 kata tersebut diartikan sebagai dana, sejumlah uang, persediaan barang, atau uang bunga pinjaman. Pada abad 18 istilah tersebut diartikan dengan kapital produktif.

Ideologi kapitalisme ini menempatkan hak pribadi di atas segalany, bahkan dalam sistem ekonomi, pemerintah tidak bisa melakukan intervensi terhadap apa yang dilakukan seseorang dalam usaha memeperoleh kekayaan sebesar-besarnya. Meski begitu, sebenarnya ideologi ini tidak memeiliki definisis yang bisa diterima secara universal.

Untuk Memudahkan anda lam memahami apa itu kapitaslisme admin sajikan beberapa kerangka berpikir diantaranya:

1 Sejarah Kapitalisme
1.1 Kapitalisme Awal (1500–1750)
1.2 Kapitalisme Klasik (1750–1914)
1.3 Kapitalisme Lanjut (1914–Sekarang)
2 Ciri-Ciri Ideologi Kapitalisme
3 Kelebihan dan Kekurangan Ideologi Kapitalisme
3.1 Kelebihan Kapitalisme
3.2 Kekurangan Kapitalisme

 

Sejarah Kapitalisme

Dibawah ini admin sajikan beberapa sejarah kapitalisme dari mualai tahu 1500 – sekarang, tentunya itu Secara garis besar, ada tiga tahap sejarah kapitalisme yaitu:

 

Pengertia Idiologi Kapitalisme

 

Kapitalisme Awal (1500–1750)
Masa kapitalisme awal atau disebut dengan masa Merkantilisme ini berasal dari kata Merchand yang berarti pedagang. Pada masa ini, masyarakat Eropa terutama Inggris mulai merubah sistem kehidupan mereka dari yang lebih fokus pada bidang pertanian lalu beralih ke bidang industri.

Kapitalisme Klasik (1750–1914)
Pada abad ke-18, paham merkatilisme mulai digantikan dengan paham yang dikenalkan oleh Adam Smith (bapak kapitalisme). Pada masa kapitalisme klasik ini , pihak swasta mulai memegang kekuasaan penuh dalam bidang ekonomi.

Pada masa ini, terjadi kesenjangan ekonomi yang sangat besar dimana pihak swasta yang memiliki modal memiliki kebebasan dalam perdagangan, sedangkan pekerja atau petani hanya mendapatkan upah yang kecil.

Kapitalisme Lanjut (1914–Sekarang)
Pada abad ke 20, kapitalisme terus berkembang dan beradaptasi dengan kubutuhan umat manusia dan lingkungannya. Pada masa kapitalisme lanjut ini, pelaku aktivitas ekonomi sesungguhnya bukanlah institusi negara, tapi para pengusaha bermodal besar. Walaupun begitu, peran negara tidak hilang sama sekali, negara menjadi aktor pelengkap dalam pencaturan ekonomi negara.

 

Ciri-Ciri Ideologi Kapitalisme

Adapun ciri-ciri ideologi kapitalisme yaitu:

  • Pengakuan yang luas atas hak pribadi
  • Kepemilikan alat produksi di tangan individu
  • Pasar berfungsi memberikan sinyal kepada produsen dan konsumen dalam bentuk harga-harga.
    Campur tangan pemerintah diusahakan sekecil mungkin.
  • Individu bebas menentukan pekerjaan atau usaha yang dipandang baik bagi dirinya.
    Perekonomian diatur oleh mekanisme pasar.
  • Manusia dipandang sebagai mahluk homo-economicus, yang selalu mengejar kepentingan (keuntungan) sendiri.

Ciri Negara Penganut Ideologi Kapitalisme, yaitu:

  • Kebebasan warga negara dijunjung tinggi. Warga negara bebas melakukan apa saja asal tidak melanggar tertib hukum.
  • Negara hanya bertindak sebagai pengawas jalannya tertib hukum.
  • Pada kapitalis monopolis mengesampingkan nilai agama sehingga menciptakan sekulerisme atau paham yang memisahkan agama dengan negara.
  • Kelebihan dan Kekurangan Ideologi Kapitalisme

 

Kelebihan Kapitalisme

Adapun kelebihan ideologi kapitalisme, yaitu:

  • Kreativitas dan motivasi masyarakat menjadi tinggi karena setiap orang bebas untuk melakukan hal yang terbaik bagi dirinya.
  • Merangsang masyarakat untuk bekerja keras.
  • Individu memiliki banyak pilihan dalam mendapatkan keuntungan.
  • Produk dan jasa yang ditawarkan berkembang, baik dari segi kualitas maupun jenisnya, hal ini disebabkan karena persaingan antar pedagang.

 

Kekurangan Kapitalisme

Adapun kekeurangan ideologi kapitalisme yaitu:

  • Meski setiap orang memiliki kesempatan yang sama, namun hasil dari ekonomi kapitalisme sangat dipengaruhi modal yang dimiliki. Sehingga orang yang memiliki modal awal lebih besar, lebih berpeluang meraup keuntungan yang lebih besar.
  • Dapat menimbulkan persaingan yang tidak sehat.
    Dapat membuat ekonomi yang berorientasi hanya dari segi materialistik (uang).
  • Merangsang distribusi kekayaan yang tidak adil.

 

Demikian yang bisa kami  sampaikan tentang Pengertian Ideologi Kapitalisme, Sejarah, Ciri-Ciri, Kelebihan dan Kekurangan Ideologi Kapitalisme Lengkap . Mudah-mudahan sedikitnya membantu anda dalam menyelesaikan tugas kampus atau sekolah.  Terimakasih

pengertian garis pressure
error: Content is protected !!